Aksi Nyata KKN Unikal di Karanganyar: Atasi Sampah dengan Rumah Botol, Gali Potensi Desa Lewat Bibit Durian

Aksi Nyata KKN Unikal di Karanganyar: Atasi Sampah dengan Rumah Botol, Gali Potensi Desa Lewat Bibit Durian

JURNALPEKALONGAN.ONLINE, KARANGANYAR – Aksi nyata yang menginspirasi ditunjukkan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pekalongan (Unikal) di Desa Pedawang, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan. Sebagai wujud kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan masa depan desa, mereka resmi menghibahkan fasilitas tempat sampah inovatif berbentuk “Rumah Botol” sekaligus melakukan aksi penanaman bibit durian.

Program kerja ini dirancang tidak hanya untuk mengatasi persoalan kebersihan lingkungan, tetapi juga sebagai langkah jangka panjang dalam mendongkrak potensi agrowisata lokal.

Inovasi “Rumah Botol”: Solusi Unik Atasi Sampah Plastik

Masalah sampah plastik yang kerap menjadi momok di kawasan perdesaan memicu kreativitas para mahasiswa Unikal. Mereka menciptakan tempat sampah khusus berbentuk Rumah Botol yang ditempatkan di titik strategis Desa Pedawang.

Tempat sampah ramah lingkungan ini didesain menarik untuk memicu kesadaran warga—khususnya anak-anak—agar lebih tertib membuang sampah pada tempatnya, sekaligus mempermudah proses pemilahan sampah anorganik (seperti botol plastik bekas) yang memiliki nilai ekonomi jika didaur ulang.

Penanaman Bibit Durian: Investasi Hijau untuk Masa Depan Desa

Tidak berhenti pada pengelolaan sampah, mahasiswa KKN Unikal juga melanjutkan aksi hijau mereka dengan menanam puluhan bibit pohon durian di lahan desa. Pemilihan bibit durian ini dinilai sangat strategis mengingat kontur tanah di wilayah Karanganyar sangat mendukung pertumbuhan tanaman buah tropis tersebut.

“Kami berharap penanaman bibit durian ini bisa menjadi investasi hijau jangka panjang bagi Desa Pedawang. Ketika pohon-pohon ini besar dan berbuah, hasilnya tidak hanya menghijaukan desa, tetapi juga bisa menjadi sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat atau bahkan modal awal rintisan agrowisata,” ujar salah satu perwakilan mahasiswa KKN Unikal.

Apresiasi dari Pemerintah Desa

Langkah solutif yang dibawa oleh insan akademis ini mendapat respons positif dan apresiasi tinggi dari jajaran Pemerintah Desa Pedawang beserta tokoh masyarakat setempat. Warga menilai kehadiran mahasiswa KKN Unikal memberikan dampak edukasi yang segar bagi desa mereka.

Pihak desa berkomitmen untuk merawat bantuan tempat sampah “Rumah Botol” tersebut serta menjaga pertumbuhan bibit-bibit durian yang telah ditanam, agar kerja keras mahasiswa KKN ini benar-benar memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi kelestarian lingkungan di Desa Pedawang.

(Reporter Jurnal Pekalongan)

Post Comment

You May Have Missed