Emak-Emak Pekalongan Bisa Bernapas Lega! Awal Tahun 2026, Harga Cabai hingga Telur Kompak Merosot
JURNAL PEKALONGAN, KOTA PEKALONGAN – Kabar bahagia untuk warga Kota Batik! Memasuki pekan-pekan awal tahun 2026, tensi dapur dipastikan sedikit mereda. Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkop-UKM) Kota Pekalongan melaporkan mayoritas harga kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) di wilayah ini terpantau stabil, bahkan beberapa komoditas dapur utama justru kompak “terjun bebas”.
Bagi Anda yang sempat pusing dengan mahalnya harga bumbu dapur di akhir tahun lalu, momen ini tentu menjadi angin segar. Penurunan harga ini dipicu oleh melimpahnya pasokan akibat musim panen di sejumlah daerah produsen.
“Alhamdulillah, secara umum harga kebutuhan pokok di Kota Pekalongan relatif stabil. Bahkan, ada beberapa komoditas yang turun karena daerah produsen sedang panen raya, sehingga pasokan yang masuk ke kita jauh lebih melimpah,” ungkap Kepala Bidang Perdagangan Dindagkop-UKM Kota Pekalongan, Fitria Yuliani Kartika, saat dikonfirmasi oleh tim Jurnal Pekalongan.
Si Pedas yang Mulai Jinak
Dari catatan resmi pemantauan pasar, kelompok cabai-cabaian yang biasanya menjadi momok kantong belanja, kini harganya jauh lebih bersahabat. Berikut rincian harganya:
- Cabai Rawit Merah: Sempat bertengger di angka Rp46.000, kini turun menjadi Rp40.500/kg.
- Cabai Rawit Hijau: Ikut merosot dari Rp40.700 menjadi Rp35.000/kg.
- Cabai Merah Keriting: Turun dari Rp37.800 menjadi Rp34.500/kg.
- Cabai Merah Besar: Stabil cenderung turun di angka Rp24.250/kg (sebelumnya Rp24.900).
Tak hanya cabai, duo bawang juga ikut melandai. Bawang merah yang semula dibanderol Rp36.000 kini sedikit turun ke angka Rp35.750/kg. Sementara bawang bombay menyusul turun menjadi Rp30.500/kg.
Protein Ayam dan Telur Ikut Turun, Gula Naik Tipis
Kabar baiknya tidak berhenti di bumbu dapur saja. Bagi pencinta olahan ayam, harga daging ayam ras kini lebih murah, dari Rp39.500 menjadi Rp38.750/kg. Untuk stok lauk instan di rumah, harga telur ayam ras juga menyusut menjadi Rp27.750/kg dari harga semula Rp28.700.
Meski demikian, ada sedikit catatan untuk komoditas pemanis. Harga gula pasir curah terpantau mengalami kenaikan tipis, dari Rp16.700 bergeser ke angka Rp17.000/kg. Begitu pula dengan bawang putih yang merangkak naik sedikit menjadi Rp36.500/kg.
Cuaca Ekstrem Bukan Halangan, Stok Dijamin Aman!
Meskipun saat ini cuaca sedang tidak menentu, Fitria menegaskan bahwa alur distribusi pangan ke Kota Pekalongan sama sekali tidak terganggu. Ia meminta masyarakat untuk tetap tenang dan berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan.
“Masyarakat tidak perlu khawatir akan ada kelangkaan atau lonjakan harga mendadak. Stabilitas harga ini didukung penuh oleh pasokan daerah produsen yang sangat mencukupi. Jadi, meski cuaca ekstrem, kebutuhan pokok warga Pekalongan tetap aman dan terjangkau,” pungkasnya menenangkan.
Dengan kondisi pasar yang adem ayem ini, akhir pekan tampaknya menjadi waktu yang tepat untuk berburu bahan masakan di pasar tradisional terdekat ya, Sobat Jurnal Pekalongan! (JP/Red)
(Referensi Query: “Januari 2026, Harga Kebutuhan Masyarakat Pekalongan Stabil” via jatengprov.go.id)



Post Comment